Sebelum saya terlampau sotoy dalam mengulas musik, izinkan saya berpendapat bahwa musik selalu memiliki bahasa rahasia emosi, yang dapat mengalirkan perasaan dan pemikiran melalui melodi, lirik, dan nada yang mengalir. Musik juga memiliki kemampuan unik untuk menjadi penjaga kenangan. Seperti perjalanan waktu yang terekam dalam melodi, ia dapat membawa kita kembali ke momen-momen berharga dalam hidup kita, menghidupkan kembali emosi dan menjadi pengiring setia dalam perjalanan kenangan kita di masa lampau.
Sekiranya tulisan diatas adalah pembuka yang membosankan untuk isi yang lebih membosankan hahaha, sengaja! biar kalian gak lanjut baca ini hingga kata terakhir tertulis.
Nadin Amizah / @cakecaine adalah (silahkan untuk cari dilaman pencarian soal siapa dia, lahir dimana, hobby, cita-cita, wafa, mifa & mafa nya).

Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya menjadi Anak bungsu dari Nadin Amizah, menyusul si sulung yang lahir hampir 4 Tahun lalu. Diisi oleh 11 Nama (ini gaada cadangannya ya, hehe) bercerita tentang 3 fase, diantaranya ; tentang rasa ketidakpantasan untuk dicintai lalu penerimaan atas kekurangan diri dan pengelolahan cinta di dunia.
1. Jangan Ditelan
Menjadi bentuk peringatan sekaligus kepasrahan akan hal yang sulit dikendali, hal ini lekat dengan balada keputusasaan Nadin sebagai remaja yang diwakili lewat bait "persetan siapa aku..."
2. Bunga Tidur
Lagu ini akan menjadi sebuah anthem nangis sebelum tidur hehe, string yang menyayat-nyayat lebur dengan lirik yang lirih memaksa air mata netes dikit gak ngaruh cuy. Btw, penulisan liriknya ternyata dibantu @salpriadi & @teddyadhitya.

3. Rayuan Perempuan Gila
Kentalnya nuansa kroncong bossa berpadu dengan lirik pilu tentang romantisme 'mentil' ini dikemas dengan ritme dansa yang apik, nangis tapi geol dikit boleh lah, hehe.
4. Ah
Dua huruf yang menggambarkan ode jatuh cinta dengan pengemasan mendayu-dayu hasil eksplorasi @lafapratomo pasca track ketiga yang sungguh bikin penasaran, livenya bakal gimana ya nanti🤔.

5. Semua Aku Dirayakan
Antitesis dalam perayaan jatih cinta yang megah dan lengkap meski alunan gitar di track ini terbilang sederhana mampu menghasilkan benang merah lagi cinta yang multi tafsir.
6. Kekal
Kepiawaian Rifal Kalbjadi dalam menjahit bagian demi bagian dari Nadin sangat baik di track ini. Meskipun mungkin nadin luput akan satu hal yaitu, di Dunia ini tidak ada yang kekal, yakan?
7. Di Akhir Perang
Nadin terdengar penuh akan rasa berani walaupun masih menonjolkan sedikit ketakutannya. Dua sisi emosi ini hadir silih berganti atau mungkin ini adalah bentuk pelajaran dari Nadin berani untuk si Nadin yang penuh akan ketakutan (mungkin).
8. Tapi Diterima
Meskipun bagi saya lirik di lagu ini terdengar membosankan, namun disegi aransemen hal di kalimat pertama dapat dileburkan sekaligus. Isian string dan piano yang saling beririsan ditambah megahnya drum di outro membuat menarik mundur Nadin ke era sebelumnya.
9. Berpayung Teduh
Perasaan penuh akan keceriaan tanpa celah lewat bait sederhana menjadikan sajian ini pas. Peran penting dari sang produser, Gusti Irwan Wibowo yang mampu membangun kesan berwarna dilagu ini.

10. Tawa
Tawa menjadj rangkuman hiruk pikuk kehidupan dalam menerima sekaligus mengolah cinta dari Nadin, sisipan suara latar anak-anak mampu melengkapi lagu ini menjadi lebih berbunga-bunga.
11. Nadin Amizah
Dibagian penutup, Nadin membedah sisi personalnya dengan gamang, ia 'menelanjangi' mimpi, doa & harapan baik yang sudah tercapai maupun belum secara singkat namun luas.
Nadin Amizah dapat dinobatkan sebagai monster kecil yang diberi keleluasaan berkembang dengan pendukung lingkungan yang supportif. Dalam album "Dunia, Cinta, dan Kotornya" ini ia berhasil bermanuver dengan cukup baik dari bayang-bayang album dan EP sebelumnya "Selamat Ulang Tahun" dan “kalah bertaruh”. PRnya mungkin perihal apakah para pendengarnya berani untuk mengeksplor lagu lain di album ini selain 3 hit yang sudah menembus angka jutaan pemutaran? jawabannya mungkin dapat dilihat dalam beberapa pekan kedepan, apakah akan muncul lagu lain di album ini entah versi asli, speed-up, atau remix di laman For Your Page, atau mungkin juga nanti dijeda pergantian tahun, apakah album ini akan 'mejeng' di etalase album terbaik versi media musik terkemuka? mari kita lihat.



0 Komentar