Bajaringan merupakan band asal Tangerang yang telah merilis single perdananya dengan
judul ‘Huru–Hara’. Lagu ini bercerita tentang tragedi sosial-ekonomi yang terjadi, khusunya
pada masyarakat kelas bawah. Luapan perasaan dan penderitaan merupakan satu poin yang ditonjolkan pada lagu ini.
Campuran warna vokal yang keras, gitar distorsi dan ketukan drum yang energik,
mendukung luapan emosi yang disampaikan dari lagu ini. Dalam proses pembuatannya,
penulisan lirik dilakukan oleh Gilang (gitaris). Nada dan aransemen dilakukan bersama-sama pada saat proses rekaman berlangsung.
“Gue terinsipirasi dari peristiwa-peristiwa sosial yang terjadi semasa gue kuliah. Apalagi
banyak temen-temen gue yang bersentuhan langsung terhadap peristiwa-peristiwa itu. Jadi, gue tumpahin semua cerita dan emosinya di lagu ini,” ujar Gilang selaku gitaris.
Lewat ‘Huru-Hara’, Bajaringan memberikan perspektif keadaan hidup pada masyarakat
kelas bawah yang selalu ditimpa beban hidup yang tidak berkesudahan. Kesulitan dalam
memenuh kebutuhan pokok, inflasi, pengangguran, dan kelaparan menjadi bagian cerita yang dituliskan dalam lagu ini.
Single lagu ‘Huru-Hara’ dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.


0 Komentar