Dengan arahan tersebut Vintonic kembali berkolaborasi dengan Dimas Pradipta. Dimas merupakan drummer ternama yang sudah sering berkolaborasi dengan musisi Jazz tanah air seperti Barry Likumahuwa dan Indra Lesmana, sehingga ia sudah tidak asing lagi dengan aliran musik ini. Pada proses rekaman vokal, Heston menyarankan untuk memadukan suara perempuan. Sehingga akhirnya Vintonic juga dibantu oleh Sade Susanto pada backing vocal. Dengan mengharmonisasi vokal Nicho, Sade memberikan warna yang lebih halus dan unik. Terlebih dari itu, ia juga berkontribusi memberikan pernak-pernik pada beberapa bait dengan adli khas R&B- nya.
“Lagu ini merupakan sebuah statement untuk para pendengar setia kami, bahwa kita tidak melupakan genre yang membawa kita ke tahap ini, yaitu Citypop dan Pop kreatif.” Tambah Vintonic (05/08). Dengan adanya elemen seperti gitar yang funky, synthesizer digital 80-an, ditambah dengan solo gitar yang eksentrik dari Ravin, Vintonic membuktikan sebuah kesatuan tema dari karya pertama mereka, “Cinta Yang Baru”.


0 Komentar