Setelah absen selama 5 tahun, Amelia Murray (produser/singer-songwriter/multi-instrumentalist) sebagai Fazerdaze kembali lagi dengan rilisan terbaru yang dinamis dan menyegarkan “Come Apart” melalui rumah label terbarunya section1. Klik tautan di bawah untuk menonton visualizer untuk “Come Apart”. LINK VIDEO COME APART
Berbicara mengenai single-nya, Amelia beranggapan bahwa “Come Apart” adalah sebuah respon terhadap perpisahan dengan orang-orang dalam hidupnya. “Saya menulis lagu ini ketika saya belum bisa sepenuhnya menerima bahwa hubungan dengan orang-orang terdekat saya sudah kandas. Saya merubah diri saya sendiri untuk beradaptasi dengan orang lain, melakukan apapun yang saya bisa untuk tetap melanjutkan hubungan daripada mengakui bahwa hubungan tersebut sudah berakhir. Saya rasa lagu ini cara bagi alam bawah sadar saya untuk berteriak kepada diri saya sendiri, agar bisa menyerah dan mengakui bahwa hal-hal dalam hidup saya memang sudah berakhir.”
Pasca debut albumnya di tahun 2017, “Morningside”, Fazerdaze memulai determinasi baru untuk bekerja keras dan menempatkan dirinya pada momen dan tempat yang tepat, hal ini membawa Amelia ke kontrak labelnya dengan Flying Nun. Album “Morningside” mendapatkan ulasan yang positif dari media-media internasional ternama. Pitchfork mengulas album ini sebagai “effortless pop that are far less effortless than people think” sementara Mojo mengulas album ini dengan menyatakan “a fuzzed-up, Pixies-worthy melodic high” .
Selepas itu, Fazerdaze hampir sepenuhnya absen dalam menciptakan karya.
Keputusan tersebut merupakan akumulasi dari berbagai hal yang terjadi setelah selesainya tur pada tahun 2018 silam. Baik Amelia dalam lingkup personal maupun Fazerdaze, merasakan kelelahan emosional yang luar biasa hebat; buah dari problematika hubungan personal, serta perasaan tidak layak dan tidak percaya diri akan ketenaran dan keberhasilan Fazerdaze. Beratnya rintangan yang dialami oleh Amelia membuatnya tidak bisa melanjutkan dan menyelesaikan proyek Fazerdaze yang sedang berjalan untuk sementara waktu.
“Saya kehilangan banyak kepercayaan diri, dan kewarasan saya benar-benar terkikis. Seiring berjalannya waktu, saya merasa saya harus menyerah pada keadaan yang sangat tidak mendukung tersebut; baik secara profesional maupun secara personal.” ujar Amelia. “Menerima dan menyerah pada keadaan tersebut merupakan keputusan terbaik dalam hidup saya. Melepaskan berbagai hal dan hubungan yang sudah tidak berjalan dengan baik menjadi sebuah kelegaan tersendiri bagi kondisi emosional saya. Saya akhirnya bisa melepaskan beban yang saya pikul selama ini; bisa mendengarkan intuisi saya, mulai menulis lagu kembali, dan kembali menjadi kreatif. Saya bergabung dengan label terbaru, dan pindah ke tempat tinggal yang baru. Semua hal baik seperti menemukan caranya sendiri ke dalam hidup saya.” tambah Amelia.
Sehingga, dengan lantunan fuzz gitar ala 90-an, lahirlah single pertama dari fase perjalanan Fazerdaze yang penting dan vital ini. Amelia menyambut kembali katarsis dari memainkan gitarnya dan jatuh cinta kembali dengan musisi seperti Bluer dan Nirvana, “Come Apart” menjadi sebuah pertanda kembalinya musisi penting dalam generasi kita.


0 Komentar