Subscribe Us

Konsistensi Unit Pop Punk ANTIKOLOR dalam 20 Tahun Berkarya Lewat Album Playground (Never Too Old To Be Kids Again)

Memasuki usia 20 tahun perjalanan bermusik, ANTIKOLOR berhasil membuktikan diri sebagai band yang semakin matang lewat album Playground. Dibentuk oleh Boy pada Desember 2004 dan sempat memutuskan untuk berhenti di tahun 2010, Unit Pop Punk asal Bandar Lampung ini memulai kembali merampungkan dan merilis ulang karya-karya yang sempat dirilis dulu di tahun 2021.

Kebangkitan ANTIKOLOR diawali dari keresahan Boy selama pandemi yang ingin keluar dari zona nyamannya sebagai kelas pekerja dengan mengajak Mamai untuk merekam ulang karya lama mereka.

Masuknya beberapa personil baru seperti Robby & Raihan tentunya menambah warna musik ANTIKOLOR menjadi lebih fresh dan kekinian, tanpa meninggalkan roots yang sudah melekat yaitu punk.

ANTIKOLOR yang mulai memproklamirkan “LoL Punk” ini, dalam proses kreatifnya  masih menggunakan penulisan lirik yang sederhana dan lucu, dibaluti dengan aransemen musik pop punk yang easy listening.

Di Album Playground ini terdapat 11 lagu yang sudah dirilis secara digital dari tahun 2021 lalu yang menjadi rangkaian menuju Album Playground ini.

Tepat di bulan februari 2024, ANTIKOLOR menggelar showcase perayaan Album Playground (Never Too Old To Kids Again) yang menandakan Album ini telah rilis secara resmi di bulan maret 2024 dalam bentuk rilisan fisik dan digital.

Di Album Playground ini ANTIKOLOR ingin mengajak para pendengar mereka khususnya penikmat musik sub-genre pop punk untuk bernostalgia di-Era Pop Punk 2000an.


Posting Komentar

0 Komentar