Subscribe Us

Album Indonesia Yang Dirilis 2 Dekade Silam, Alias Umurnya Udah 20 Tahun.

Album merupakan kumpulan lagu atau rekaman audio yang sebelumnya mungkin sudah dirilis sebagai single dan disimpan dalam berbagai format mulai dari CD, pita rekam, piringan hitam atupun digital. Nah, semua single yang telah dirilis sebelumnya dikumpulkan bersama untuk membentuk sebuah album. Proses ini biasanya melibatkan penggabungan lagu-lagu yang telah populer dari single-single sebelumnya, dan ditambahkan dengan beberapa lagu baru untuk memberikan nuansa segar. Jadi, saat album dirilis, tidak semua lagu dari single masuk ke dalamnya, namun ada juga musisi-musisi yang langsung merilis album tanpa merilis single sebelumnya.


Dalam kesempatan diawal tahun ini rasanya cukup pas untuk menarik kembali memori, menjelajah sekaligus merayakan jejak beberapa deretan Album yang pada tahun ini genap berusia 20 Tahun. Jikalau album-album ini berwujud manusia, mungkin kita dapat langsung berpendapat bahwa mereka adalah Gen Z, yang per hari ini sering diramaikan atas tindak tanduknya.

Tanpa menghabiskan banyak kata lagi, Berikut ini adalah 20 Album Indonesia yang Kini Berusia 20 tahun.

1. Ada Band - Heaven Of Love
Heaven Of Love merupakan Album kelima karya ADA Band. Album ini dirilis pada 28 Oktober 2004. Di album ini tentunya telinga tidak asing, pasalnya hits 'Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)' yang berkolaborasi bersama Gita Gutawa sukses menjadi soundtrack lagu ayah sepanjang masa.
2. Ari Lasso - Kulihat, Kudengar, Kurasa
Kulihat, Kudengar, Kurasa adalah album ketiga karya Ari Lasso yang dirilis pada tanggal 9 Juli 2004. Hits dalam album ini adalah 'Mengejar Matahari' yang menjadi lagu tema untuk film Mengejar Matahari), 'Aku Harus Pergi', 'Patah Hati', dan 'Arti Cinta'.
3. Burgerkill - Berkarat
Berkarat merupakan album bergenre hardcore pertama yang dirilis oleh major label Sony Music Entertainment Indonesia. Tema lirik pada album ini cenderung depresif dan kelam sebagaimana album sebelumnya, dialbum ini juga terdapat kolaborasi bersama Fadly (Vocalist Band Padi) di track 'Tiga Titik Hitam' yang juga menjadi hits di album ini. 
4. Dewa 19 - Laskar Cinta
Laskar Cinta adalah album ketujuh karya grup band Dewa . Album ketiga ini dirilis pada tahun 2004 di bawah label Aquarius Musikindo. Album ini menghasilkan beberapa hits singel seperti "Pangeran Cinta, "Satu", "Hidup Ini Indah" dan "Cinta Gila". Album ini adalah album terakhir Dewa bersama label Aquarius Musikindo karena pada tahun 2005 , Dewa berpindah label dari Aquarius.
5. Glenn Fredly - Selamat Pagi, Dunia!
Sebetulnya album ini sudah rilis sebelumnya pada 20 April 2003, namu Pada tanggal 9 Juli 2004, Glenn Fredly merilis ulang album ini dengan tambahan 2 buah lagu, yaitu lagu Sedih Tak Berujung dan Akhir Cerita Cinta. Dan juga satu lagu lama dari album perdananya Cukup Sudah yang diaransemen ulang menjadi berirama jazz.
6. Homicide - Barisan Nisan
Homicide merupakan grup musik rap asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 1994. Sepanjang karier mereka sudah merilis Tiga album studio salah satunya Barisan Nisan.
7. Homogenic - Epic Symphony
Epic Symphony adalah album studio debut oleh grup musik electropop Indonesia, Homogenic dirilis pada Maret 2004 oleh label FFWD Records
8. Iwan Fals - Manusia 1/2 Dewa
Manusia Setengah Dewa adalah album dari Iwan Fals yang dirilis pada tahun 2004. Beberapa lirik dalam album ini banyak menggambarkan suasana politik pada masa itu. Album ini juga sedikit kontroversial dengan adanya protes dari penganut Hindu berkaitan dengan judul dan cover album yang dianggap menyinggung perasaan umat Hindu.
9. Kris Dayanti - Cahaya
Cahaya adalah sebuah album studio karya penyanyi pop Indonesia Krisdayanti yang dirilis pada tahun 2004. Pada album ini, Krisdayanti menggandeng Erwin Gutawa sebagai produser rekaman. Album ini berisi sepuluh buah lagu dengan singel hit "Pilihlah Aku", "Cobalah untuk Setia", "Mengenangmu", dan "Mahadaya Cinta". 
10. Komunal - Panaroma
(Progresiv Barbar Musik)
Panorama adalah album pertama Komunal yang dirilis pada bulan Agustus 2004. Panorama adalah salah satu album stoner metal pertama di Indonesia. Panorama berisi sembilan lagu stoner metal berat dan bertempo tinggi. Pada gelaran Record Store Day 2014, Album Panaroma dirilis ulang dalam bentuk Piringan Hitam.
11. Mocca - Friends
Friends merupakan album kedua dari band indie asal Bandung, Mocca yang dirilis oleh label Fast Forward (FFWD) pada tahun 2004. Berisi 13 buah lagu dengan lagu My Only One sebagai lagu utama album ini. Dalam album ini, ada 2 bintang tamu, yaitu penyanyi legendaris Indonesia, Bob Tutupoly, dan Karoline Komstedt dari duo Club 8 asal Swedia.
12. Pas Band - Stairway to Seventh
Stairway to Seventh adalah album musik keenam karya dari Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 2004. di album ini Pas Band ikut mengundang Bunga Citra Lestari membawakan lagu Kumerindu. 
13. Peterpan - Bintang Di Surga
Bintang di Surga merupakan album studio kedua Peterpan yang dirilis pada tahun 2004 melalui Musica Studio's. Album ini berisi sepuluh lagu yang hampir semuanya menjadi hits. Puncaknya pada tahun 2007, Rolling Stone Indonesia menempatkan album ini ke dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik dan track 'Ku Katakan Dengan Indah' berada dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik.
14. Rocket Rockers - Ras Bebas

Pada Tahun 2004, Rocket Rockers merilis album kedua yang berjudul Ras Bebas dibawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia. Berselang 2 Tahun setelah perilisan album tersebut, Rocket Rockers berhasil membuat sejarah baru sebagai satu-satunya band Indonesia yang masuk ke dalam sebuah film dokumenter punk se-dunia 'PUNK’S NOT DEAD THE MOVIE: A Revolution 30 Years In the Making'.

15. Rossa - Kembali
Kembali merupakan album studio kelima dari Rossa yang dirilis pada 24 Desember 2004. Hits singel dalam album ini adalah lagu ialah Aku Bukan UntukmuPudar, dan Wanita Yang Kau Pilih
16. Saint Loco - Rock Upon A Time

Rock Upon A Time merupakan album musik pertama karya Saint Loco. Dirilis pada tahun 2004. Lagu utamanya ialah Microphone Anthem dan Hip Rock. Di tahun 2004 Saint Loco bergabung dengan Sony Music Indonesia dan merilis album perdananya berjudul Rock Upon A Time. Album ini banyak berisi lirik dalam bahasa Inggris kecuali di 2 lagu Hip Rock dan Metropolis.

17. Seringai - High Octane Rock
(Parau/Resswara)

High Octane Rock adalah album mini perdana dari grup musik Seringai yang dirilis pada tahun 2004 dengan label Parau/Resswara. Album High Octane Rock ditempatkan pada peringkat ke-122 dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik" versi majalah Rolling Stone Indonesia yang diterbitkan pada edisi #32 bulan Desember 2007.

18. Sheila On 7 - Pejantan Tangguh
Pejantan Tangguh merupakan album keempat Sheila On 7 yang menjadi sebuah album eksperimental yang penuh kegilaan dari Sheila On 7, dengan hits singel lagu "Pejantan Tangguh", "Itu Aku" dan "Pemuja Rahasia". 
19. The Upstairs - Matraman
(Sirkus Rekord)
Mantraman menjadi debut album The Upstairs yang sangat iconic. Dirilis di bawah indie label Sirkus Rekord pada tanggal 14 Februari 2004, Mantraman masih menjadi daftar putar teratas diperayaan acara karaoke hingga saat ini.
20. Ungu - Tempat Terindah
Tempat Terindah adalah sebuah album musik kedua karya UnguAlbum yang berisikan 12 lagu ini hadir lebih ngerock daripada album sebelumnya yang cenderung lebih ngepop. Alasan diantanya sebab masuknya Oncy (mantan gitaris Funky Kopral), warna musik Ungu cenderung berubah. 

Melalui perjalanan bersama 20 album diatas yang kini telah menginjak usia 20 tahun, kita telah menyusuri warna-warni musik Indonesia yang tak terlupakan. Ragam situasi di kehidupan kalian, kami yakin pasti pernah diiringi oleh paling tidak satu dari album diatas. Apa album favoritmu dari daftar ini? Apakah ada lagu atau momen yang membekas di hatimu?

Posting Komentar

0 Komentar