Subscribe Us

Konsistensi Dalam Berkarya, Irama Pantai Selatan Rilis EP.

Irama Pantai Selatan kembali dengan rilisan
terbarunya, dengan tajuk “Romansa dari Pesisir”. Sebuah EP penuh romansa yang akan berisi 6 track. Setahun Setelah merilis “Dendang Samudra” pada Tahun 2020. Arief dan Sigit kembali menyiapkan lagu-lagu baru untuk rilisan selanjutnya. Namun, mereka ingin nuansa yang berbeda dari sebelumnya. Lalu terfikirlah, Bagaimana kalau membuat lagu-lagu Romansa dengan nuansa pesisir? Maka digodok lah materi-materi yang sudah ada hingga akhirya terpilih lah 4 lagu utama : Langgam Wajah Ayu, Pantai Lamunan, Di Wajahmu Ku Melihat Dunia, dan sebuah lagu kolaborasi dengan Mondo Gascaro berjudul, Damba. Beserta 2 track instrumentalia sebagai pembuka dan penutup.
Ke Empat lagu ini kemudian kami bawa ke Rama Cristna, keyboardist yang biasa membantu pertunjukan kami dan pada akhirnya didapuk sebagai Produser EP ini serta bantuan dari rekan band kami juga Nino Bukir, Fadly Tri Cahyadi dan Gearda Dewantara.

Dimulailah proses rekaman dan pastinya jalan nya tidak selalu mulus. Dengan berbagai konsep dari segi musik hingga cerita yang ingin ditanamkan untuk rangkaian kisah dalam mini album ini, butuh waktu 2 tahun agar EP ini selesai. Di tahun lalu telah dibuka oleh salah satu track yaitu Damba. Sebagai pengenalan awal nuansa romansa yang akan hadir dalam EP ini.
Jika diibaratkan, Dendang Samudra adalah suasana siang menuju Sore. Maka Romansa Dari Pesisir adalah sore menuju malam. 6 lagu di EP ini adalah gambaran kami bagaimana jatuh cinta di pesisir. Bagaimana rasanya jatuh cinta dengan suara desiran ombak dan pasir-pasir yang berbisik saat kita berjalan di bibir pantai. 4 lagu di EP ini memaparkan kisah romansa tersebut. LANGGAM WAJAH AYU, yang berkisah tentang memadu kasih di pinggir pantai saat sore hari. DAMBA, tentang bagaimana lautan menjadi saksi jatuh cinta diam-diam seorang bujang pesisir. PANTAI LAMUNAN, tentang lamunan di malam hari seseorang dibibir pantai dan kerinduan nya akan seseorang serta DI WAJAHMU KU MELIHAT DUNIA tentang bergandengan bersama kekasih di pinggir laut lalu menyadari bahwa ia adalah “Duniamu” selama ini. Tak lupa 2 track instrumentalia yang menguatkan nuansa dalam EP ini.

Secara musikal tetap dengan sensibilitas musik Indonesia tahun 60an namun dengan sentuhan latin dan beberapa musisi jepang sperti Haroumi Hosono.

Posting Komentar

0 Komentar