Grup musik pengusung pop/alternatif asal Bandung, Unknown Pleasures resmi merilis single bertajuk “Bandung” pada Selasa (09/8). Ini merupakan materi teranyar pasca mereka merilis EP ‘Confusion Room’ di kuartal terakhir 2021 maupun “Whisper” di pertengahan bulan Mei silam.
Lagu “Bandung” yakni menceritakan tentang keindahan kota bandung yang didalamnya berisikan pemandangan sekaligus kenangan, sehingga sulit untuk dilupakan. Lagu tersebut pula sudah bisa diperdengarkan di berbagai wadah jasa berbasis digital streaming, bertepatan dengan rilis pers ini hadir.
Unknown Pleasures yang terdiri dari Eva Yuliantika (vokal), Fadli Sofian (bas) dan Taufiq Nur (gitar) ini mengaku mendapat insipirasi tembang tersebut karena ingin berterima kasih dapat tinggal di kota berjuluk Paris Van Java ini. Banyak hal dan lika-liku yang mereka telah lalui di sepanjang hidup mereka sedari kecil hingga kini. Rasa kecintaan yang tak padam ini menjadi guratan nada, khususnya bagi Taufiq sebagai penulis lagu. Eva, sang penyanyi membuat sudut pandang akan lagu ini yang sungguh sentimentil. Banyak kenangan yang sulit untuk dilewatkan ketika menetap di Bandung, apalagi dari jabang bayi.
“Selain indah untuk dipandang, kota ini banyak kenangan banget. Lantas pula, bisa menarik banyak orang untuk berbondong-bondong menikmati Bandung itu sendiri”, paparnya.
Kemudian dirinya melanjutkan, “Nuansa lagunya pun kami berpikir diolah sangat manis dan menggugah agar banyak romansa tercipta yang menyeruak di single ini”.
Fadli Sofian, pembetot bas Unknown Pleasure mengaku pembuatan “Bandung” ini banyak sekali melakukan ekplorasi lebih dalam. Terutama dalam musikalitas yang kini lebih luas dan bermacam referensi. Tentu ego masing-masing dikesampingkan. Bahkan, pemain gitar Taufiq banyak melahap tren musik kekinian, berbeda di zaman EP yang lebih terdengar atmosfer klasik dan tajam. Penyanyi Eva juga masih gandrung akan sensibilitas di wilayah Rn’B maupun soul yang lebih kental.
“Keseruannya sekarang kami garap lagu dan liriknya sama-sama dipikirkan sedemikian rupa. Jadi saling membantu satu sama lain. Terkait nada dan gaya bermusiknya. Sekarang lebih banyak pembedanya dan terima kasih untuk kota tercinta kami pastinya, Bandung,” ujar Fadli.
Di situasi pagebluk yang lebih melandai dari sebelumnya membuat Unknown Pleasure merasa cepat dalam menggarap materi anyar. Hanya butuh memakan waktu dua bulan kurang sejak single “Whisper” guna menyelesaikan nomor “Bandung” ini. Bila merujuk dari lirik seorang Eva; Tak akan ku lupa / Semua jamuanmu / Semua pesonamu / Yang kau suguhkan padaku/. Sungguh bernilai dan bermakna.


0 Komentar